Pemberdayaan Ekonomi Melalui Budidaya Ikan Lele Budikdamber Dan Pemasaran Digital Whatsapp Di Desa Cipayung Jaya

Authors

  • Evi Sofia Universitas Pertamina
  • Vivi Varlina Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Fiska Kusumawati Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Ajeng Oktaviani Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Indonesia
  • Suhari Pranyoto Universitas Pertamina, Jakarta Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.223

Keywords:

Pemberdayaan masyarakat, Budidaya ikan lele , akuakultur berbasis ember, Pemasaran digital, WhatsApp Business, Ekonomi pedesaan

Abstract

Budidaya perikanan berbasis komunitas berpotensi memperkuat mata pencaharian pedesaan melalui kewirausahaan inklusif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi lokal dengan memperkenalkan budidaya ikan lele (Clarias sp.) berkelanjutan menggunakan metode budikdamber (budidaya berbasis ember) yang dikombinasikan dengan pendekatan berbasis posyandu dan pemasaran digital menggunakan Whatsapp Business di Desa Cipayung Jaya. Dengan menggunakan pendekatan penilaian partisipatif pedesaan (PRA) yang melibatkan 40 peserta, dan terdiri dari peternak ikan, relawan pos kesehatan masyarakat, dan penduduk setempat; para peserta menerima pelatihan tentang budidaya ikan lele berkelanjutan dan pemasaran online. Kami mengumpulkan data melalui kuesioner dan wawancara untuk menilai kepuasan, peningkatan pengetahuan, dan rencana implementasi. Hasil menunjukkan kepuasan peserta yang tinggi (skor rata-rata ~4,5/5) pada semua aspek pelatihan, dengan peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis. Pasca pelatihan, peserta melaporkan tingkat kelangsungan hidup rata-rata ikan lele >90% dan hasil produksi sekitar 20–25 kg per unit dalam waktu 3,5–4 bulan. Terbentuknya kelompok petani “Lele Mandiri” juga ternyata mampu meningkatkan produksi kolektif, pemasaran, dan sebagai alat untuk pertukaran informasi. Integrasi WhatsApp Business telah membantu memperluas akses pasar dan memudahkan peserta untuk melakukan penjualan. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa model terintegrasi ini secara efektif mampu meningkatkan kapasitas komunitas dan keberlanjutan sosial bagi para peserta. Sehingga para peserta dapat meningkatkan peluang pendapatan, sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.

References

Ainurafiq, A., Handriani, I., Anasari, W., Deni, D., Misdayanti, M., & Malik, M. F. (2025). Pemberdayaan kader posyandu melalui inovasi pentol lele kreasi (Pentole Kres) untuk penanggulangan stunting di Kelurahan Tobimeita Kota Kendari. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(1), 190–198. https://doi.org/10.33394/jpu.v6i1.14553

Aminarti, A., Rachman, A., & Suhendar, D. (2025). Pengaruh penjualan online melalui WhatsApp terhadap loyalitas pelanggan UMKM. YUME: Journal of Management, 8(3). https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/yume/article/view/10076

Anistia, D. (2024). Peran kewirausahaan sosial dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jurnal I‑Economics, 10(2). https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/ieconomics/article/view/3691

Boström, M. (2012). A missing pillar? Challenges in theorizing and practicing social sustainability. Sustainability: Science, Practice and Policy, 8(1), 3–14. https://doi.org/10.1080/15487733.2012.11908080

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90141-4

Effendi, D., Lestari, F., & Gabrienda, G. (2025). The impact of sustainable entrepreneurship on rural development. West Science Journal Economic and Entrepreneurship, 3(1), 165–174. https://doi.org/10.58812/wsjee.v3i01.1711

Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2017). Entrepreneurship (10th ed.). McGraw‑Hill Education.

Junaedi, H., Saputra, R., & Pratama, F. (2025). Analisis SWOT penerapan WhatsApp Business pada UMKM Indonesia. RIGGS Journal, 1(2), 1–9. https://riggs.edisonuniversal.com/index.php/riggs/article/view/41

Kurniawan, G. A., & Selamat, F. (2023). The effects of entrepreneurial orientation and sustainability orientation towards sustainable entrepreneurship of MSMEs in Jakarta with entrepreneurial bricolage as mediation. International Journal of Application on Economics and Business, 1(1), 489–499. https://doi.org/10.24912/ijaeb.v1i1.489-499

Kusumawardani, D., Nur Khairin, M., & Ginting, L. (2024). Sustainability impact dalam kewirausahaan sosial di Indonesia. ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 7(1), 431–441. https://doi.org/10.57178/atestasi.v7i1.775

Lediana, E., Perdana, T., Deliana, Y., & Sendjaja, T. P. (2023). Sustainable entrepreneurship: Drivers for rural economic growth. Sustainability, 15(3), 2326. https://doi.org/10.3390/su15032326.

Kumala, D., Novianti, Y., & Safitri, N. (2021). Pelatihan Kewirausahaan dan Pemasaran bagi Pengurus Koperasi Usaha Kecil dan Menengah di Kelurahan Tugu Cimanggis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 1(1), 6-9.

Setia Budi, E., Priyatna, A., Zuraidah, E., Sanwani, S., Ardana, D. T., Sahid, A. D., Pratama, G. R., Santosa, K. F., & Irfan, M. (2024). Pelatihan dan pemanfaatan teknologi WhatsApp Business dalam mengembangkan penjualan produk pada UMKM. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 293–299. https://doi.org/10.47065/jpm.v4i3.1627

Sari, R., & Nurhidayati, I. (2023). Penerapan budidaya lele dalam ember (Budikdamber) sebagai solusi ketahanan pangan rumah tangga. Jurnal AgroFish, 5(2), 121–130.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian dan pengabdian masyarakat. Alfabeta.

Tri Nur Rohmah, T., Budiherwanto, I., & Suyoto, R. S. (2025). Pemberdayaan masyarakat tentang usaha budidaya lele dalam meningkatkan nilai perekonomian di Desa Geblok Wukursari, Cangkringan, Sleman Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(5), 110–118. https://doi.org/10.62017/jpmi

United Nations Development Programme. (2021). Overview of social finance in Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id/sustainable-finance/id/publikasi/riset-dan-statistik/Documents/Pages/Overview-of-Social-Finance-in-Indonesia/Overview-of-Social-Finance-in-Indonesia.pdf

Vallance, S., Perkins, H. C., & Dixon, J. E. (2011). What is social sustainability? A clarification of concepts. Geoforum, 42(3), 342–348. https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2011.01.002

Wati, A. P., Martha, J. A., & Indrawati, A. (2020). Peningkatan keterampilan pemasaran melalui pelatihan WhatsApp Business pada UMKM. Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 137–148. https://doi.org/10.31537/dedication.v4i2.362

Widiastuti, S. H., Imansyah, N., & Tombilayuk, L. (2023). Sistem Monitoring Ph dan Suhu Kolam pada Karamba Kelompok Tani Perikanan Kelurahan Gunung Elai Kota Bontang Berbasis IoT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 3(1), 22-30.

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Sofia, E., Varlina, V. ., Kusumawati, F. ., Oktaviani, A. ., & Pranyoto, S. . (2026). Pemberdayaan Ekonomi Melalui Budidaya Ikan Lele Budikdamber Dan Pemasaran Digital Whatsapp Di Desa Cipayung Jaya . Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 6(1), 68–76. https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.223