Ekoliterasi Melalui Sastra Anak: Meningkatkan Kesadaran Dan Praktik Pengelolaan Sampah

Authors

  • Christy Tisnawijaya Prodi Sastra Inggris Universitas Pamulang
  • Geni Kurniati Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.234

Keywords:

ekoliterasi, pengelolaan sampah, sastra anak

Abstract

Degradasi lingkungan dan buruknya sistem pengelolaan sampah di Indonesia menuntut upaya preventif melalui intervensi pendidikan lingkungan sejak dini. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan ekoliterasi dan kesadaran praktik pengelolaan sampah pada anak usia sekolah dasar melalui pendekatan sastra anak. Kegiatan dilaksanakan di Musala Nurul Ashri, Sawangan, Depok, dengan melibatkan 15 siswa kelas 4–6 SD. Metode pelaksanaan berfokus pada penyuluhan interaktif menggunakan media buku cerita bergambar, yang mencakup pembacaan cerita, diskusi dampak sampah, pengenalan kosakata bahasa Inggris berwawasan lingkungan, praktik daur ulang, serta evaluasi kuis. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep ekoliterasi, khususnya terkait klasifikasi sampah dan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Peserta juga berhasil mengaplikasikan pengetahuan tersebut secara langsung melalui praktik pendaurulangan limbah plastik menjadi produk fungsional yang kreatif. Kesimpulannya, pendekatan berbasis sastra anak terbukti menjadi strategi inovatif yang efektif dalam mendukung pendidikan lingkungan berkelanjutan sekaligus menumbuhkan minat literasi anak secara kontekstual.

References

BNPB. (2026). Geoportal data bencana Indonesia. https://gis.bnpb.go.id/

CNA Indonesia. (2026). Krisis berkepanjangan sampah Tangsel, tumpukan setinggi 3 meter tutup separuh jalan. https://www.cna.id/indonesia/krisis-darurat-sampah-tangsel-berkepanjangan-tumpukan-3-meter-tutup-jalan-pasar-ciputat-cimanggis-jombang-42846

Dee, N. H. (2024). Seri keluarga panik: Banyak sampah banyak masalah. Noura Kids.

detikNews. (2026). Sampah Tangsel kena pingpong sana-sini. https://news.detik.com/berita/d-8298774/sampah-tangsel-kena-pingpong-sana-sini

Firmansyah, M., & Jatmiko, B. P. (2026). Darurat sampah di Tangsel, hujan perparah keadaan. https://lestari.kompas.com/read/2026/01/13/085742686/darurat-sampah-di-tangsel-hujan-perparah-keadaan

Isnaningsih, A., & Koesmadi, D. P. (2024). Pengembangan program ekoliterasi berbasis STEAM untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun di Pesisir Pantai Kebumen. Aulad : Journal on Early Childhood, 7(3), 939–947. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.858

Juwitaningsih, D., Darma, C., Uthartianty, R., Purwanti, S., & Mulyana, A. (2019). Pendidikan multikeaksaraan ekoliterasi melalui Problem Based Learning (PBL). Kebudayaan Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP-PAUD dan Dikmas) Jawa Barat. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/24110/1/Model 2019-Model Multikeaksaraan Ekoliterasi PBL.pdf

Keraf, A. S. (2013). Fritjof Capra tentang melek ekologi menuju masyarakat berkelanjutan. DISKURSUS: Jurnal Filsafat Dan Teologi, 12(1), 54–81. https://doi.org/https://doi.org/10.36383/diskursus.v12i1.118

Kurniati, G., & Tisnawijaya, C. (2023). Penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui buku cergam bahasa Inggris. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(2), 144–155. https://doi.org/https://doi.org/10.32493/pbs.v3i2.32127

Lestariyanti, E., & Hakim, M. A. (2020). Qaryah Thayyibah: Reposisi eco-literacy melalui pendidikan berbasis masyarakat. 5(3), 573–583. https://doi.org/https://doi.org/10.28926/briliant.v5i3.483

Naude, M., Sikunyana, S., & Adams, S. (2025). What’s happened to our water? Book Dash. https://d3qawc7yl9x4zs.cloudfront.net/whats-happened-to-our-water%2Fe-book%2Fen_english%2Fwhats-happened-to-our-water_en.pdf

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.52/Menlhk/Setjen/Kum.1/9/2019 Tentang Gerakan Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Hidup Di Sekolah (2019). https://jdih.kehutanan.go.id/new2/home/portfolioDetails3/P_52_GERAKAN_PEDULI_LINGKUNGAN_SEKOLAH_menlhk_10142019094337.pdf/52/2019/4/967#

Phillips, R., & Pittman, R. H. (Eds.). (2009). An introduction to community development. Routledge.

Piaget, J. (1964). Part I: Cognitive development in children: Piaget development and learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186. https://doi.org/doi:10.1002/tea.3660020306

Rismayana, I., & Kurniawan, H. (2026). Pengembangan keterampilan ekoliterasi anak usia dini melaui program bank sampah sekolah. Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 05(1), 81–93. https://doi.org/https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v5i1.1270

Sari, M., Effendie, R., & Sakerani, S. (2025). Implementasi ekoliterasi melalui pembelajaran berbasis proyek pada pendidikan anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(1), 31–40. https://doi.org/10.18592/jea.v11i1.15218

Siregar, M., Meilani, S. M., & Purwanto, A. (2021). Pengenalan ecoliteracy pada anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 719–728. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.700

Tisnawijaya, C., & Kurniati, G. (2024). Pembelajaran sosial emosional melalui media visual edukatif: Toleransi dalam sastra anak. Abdimas Dewantara, 7(2), 163–172. https://doi.org/10.30738/ad.v7i2.17823

WWF-Indonesia. (2025). Cerita untuk bumi. WWF-Indonesia. https://www.wwf.id/sites/default/files/2025-11/Buku WWF_Cerita untuk Bumi_Isi_2025_web.pdf

Downloads

Published

2026-05-16

How to Cite

Christy Tisnawijaya, & Kurniati, G. . (2026). Ekoliterasi Melalui Sastra Anak: Meningkatkan Kesadaran Dan Praktik Pengelolaan Sampah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 6(1), 122–129. https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.234