Penguatan Kapasitas Masyarakat Adat Biak melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Homestay Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan

Authors

  • Dominggus Rudolf Leiwakabessy Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak, Papua, Indonesia
  • Andy Sahat Maasi Sigalingging Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak, Papua, Indonesia
  • Djamil Hasim Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak, Papua, Indonesia
  • Sunardi Sunardi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak, Papua, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.241

Keywords:

Masyarakat Adat Biak, Pengelolaan Homestay, Kearifan Lokal, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Kemandirian Ekonomi

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga keberlanjutan sosial, budaya, dan lingkungan. Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi wisata yang besar melalui kekayaan alam serta budaya masyarakat adat Biak yang menjadi daya tarik khas bagi wisatawan. Namun, pengelolaan homestay sebagai fasilitas pendukung pariwisata masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada aspek pelayanan wisatawan, manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan kearifan lokal sebagai nilai tambah destinasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal guna mendukung kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Community Based Tourism (CBT) melalui tahapan persiapan, pelatihan, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan mencakup pengelola homestay, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), aparat kampung, tokoh adat, dan masyarakat yang terlibat dalam pengembangan pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan homestay, pelayanan wisatawan, pengelolaan keuangan sederhana, serta pemasaran digital. Selain itu, peserta semakin memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam layanan homestay untuk menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan berdaya saing. Pendampingan yang dilakukan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

References

Jusman, Rijal, Rahman, A., D, R. L., & Syamel, S. S. (2024). Strategi Kebijakan Pengembangan Kompetensi Pegawai Dalam Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Pada Zona Integritas Di Dinas Pertanahan Kota Makassar. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 11(3), 681–692.

Pardosi, J., Putra, I. M., & Pretty, B. (2024). Exploration and Existence of Local Wisdom as An Effort to Build Sustainable Tourism in Samosir Regency. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 16(1), 92–110. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/komunitas.v16i1.4000

Pasanchay, K., & Schott, C. (2020). Community-based tourism homestays’ capacity to advance the Sustainable Development Goals: A holistic sustainable livelihood perspective. Tourism Management Perspectives. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tmp.2020.100784

Pramanik, P. D., Maudiarti, S., Achmadi, M., & Adriani, H. (2022). Exploring A Sustainable Homestay : A Qualitative Study of Owner ’ s Participation. Tourism Research Journal, 6(1), 20–38. https://doi.org/https://doi.org/10.30647/trj.v6i1.148

Priatmoko, S., Kabil, M., Purwoko, Y., & Dávid, L. D. (2021). Rethinking Sustainable Community-Based Tourism: AVillager’s Point of View and Case Study in Pampang Village, Indonesia. Sustainability, 13, 3245. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/su13063245

Rijal, Maswati, R., & Darlin. (2020). Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Objek Wisata Sungai Tamboras Di Desa Tamboras Kecamatan Iwoimenda Kabupaten Kolaka. Jurnal MODERAT, 6(3), 557–572.

Sianipar, R., Juliana, J., Hubner, I. B., & Lemy, D. M. (2026). Empowering Local Communities Through Homestay Management : An Innovative Strategy for Sustainable Rural Tourism in Yogyakarta. societis, 16(1), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/soc16010034

Taylor, S. R. (2017). Issues in measuring success in community-based Indigenous tourism: elites, kin groups, social capital, gender dynamics and income flows. Journal of Sustainable Tourism, 25(3), 433–449. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/09669582.2016.1217871

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Leiwakabessy, D. R., Sigalingging, A. S. M. ., Hasim, D. ., & Sunardi, S. (2026). Penguatan Kapasitas Masyarakat Adat Biak melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Homestay Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 6(1), 168–180. https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.241