Petualangan Menuju Tubuh Sehat: Edukasi Gizi Seimbang, Kesehatan Gigi, Aktivitas Fisik, Dan Ergonomi Tas Melalui Media Interaktif Pada Siswa SD Negeri Krobokan Kota Semarang

Authors

  • Lenci Aryani Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan Universitas Dian Nuswantoro
  • Izzatul Alifah Sifai Universitas Dian Nuswantoro, Indonesia
  • Yuni Anjawarti SD Negeri Krobokan Semarang, Indonesia
  • Muhammad Najib Khoerul Umam Universitas Dian Nuswantoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.259

Keywords:

pengabdian masyarakat, edukasi kesehatan sekolah, gizi seimban, kesehatan gigi, ergonomi tas, analisis bivariat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi kesehatan siswa sekolah dasar melalui tema “Petualangan Menuju Tubuh Sehat”. Materi kegiatan mencakup kesehatan gigi, gizi seimbang berbasis Isi Piringku, aktivitas fisik, posisi duduk saat belajar, dan ergonomi penggunaan tas sekolah. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari di SD Negeri Krobokan Kota Semarang dengan pendekatan edukatif-partisipatif melalui pengajaran menggunakan PPT, film animasi, permainan edukatif, dan poster. Peserta kegiatan berjumlah 24 siswa. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berisi delapan pertanyaan pilihan ganda. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat eksploratif. Analisis bivariat digunakan sebagai bahan refleksi program, bukan sebagai dasar klaim efektivitas intervensi penelitian. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman awal siswa sudah sangat tinggi, dengan total jawaban benar pre-test 190 dari 192 (99.0%) dan post-test 187 dari 192 (97.4%). Kategori sangat baik ditemukan pada 22 siswa (91.7%) saat pre-test dan 20 siswa (83.3%) saat post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara skor pre-test dan post-test (p=0.180), sedangkan uji McNemar pada kategori pemahaman juga tidak bermakna (p=0.500). Analisis karakteristik menunjukkan tidak ada perbedaan kategori post-test menurut jenis kelamin (p=1.000), sedangkan usia memperlihatkan kecenderungan perbedaan namun belum bermakna secara statistik (p=0.059). Kegiatan ini terutama berperan sebagai penguatan, internalisasi, dan pengulangan pesan kesehatan melalui media yang menyenangkan. Program lanjutan disarankan berfokus pada praktik langsung, pembiasaan kelas, dan pendampingan guru agar pesan kesehatan dapat menjadi perilaku sehari-hari.

References

Bramantoro, T. et al. (2020) Anak Kuat Berawal Dari Gigi Sehat. 1st edn. Edited by Erie Febrianto. Surabaya: Airlangga University Press.

Hibatulloh, H. M. (2023) ‘Pengaruh aktivitas fisik terhadap kemampuan belajar siswa’, Jurnal MIPA dan Pembelajarannya, 3(5), pp. 1–6. doi: 10.17977/um067.v3.i10.2023.3.

Jayadilaga, Y. et al. (2023) ‘Edukasi Aktivitas Fisik Pada Anak Usia Sekolah Dasar’, Ininnawa:Jurnal Pengabdian Masyarakat, 01(02), pp. 187–190.

Kebudayaan, K. P. dan (2014) Sehat itu Penting. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kebudayaan, K. P. dan (2020) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini 2020. 1st edn. Edited by K. P. dan Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI

Mohammad, S., Khan, N. B., & Khan, S. (2022). Impact of school-based oral health education on knowledge, practice of school children. Pakistan Armed Forces Medical Journal, 72(6), 2033-2036. https://doi.org/10.51253/pafmj.v72i6.5343

Novrikasari et al. (2022) ‘Nyaman Belajar Semangat untuk Sekolah ( Penerapan Ergonomi pada Siswa Sekolah Dasar )’, Jurnal Pengabdian Dharma Wacana (JPDW), 3(2), pp. 142–148. doi: 10.37295/jpdw.v3i2.278.

Sibualamu, K. Z., Mustafa, S. R. and Saharuddin (2024) ‘Pendidikan Kesehatan Gigii pada Anak Usia Sekolah di SDN Kapasa’, SerQua: Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 1(2), pp. 73–80.

Tannady, H. (2022) ‘Penyuluhan Pentingnya Manajemen Beban Tas Yang Ergonomis Bagi Pertumbuhan Dan Kesehatan Siswa Sekolah di SMAN 72 Jakarta Utara’, Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi: ABDIKAN, 1(3), pp. 346–350. doi: 10.55123/abdikan.v1i3.749.

Theresia, N. et al. (2021) ‘Kesehatan Gigi Sangat Penting untuk Anak Usia sekolah anak usia sekolah dasar’, Jurnal Forum Kesehatan: Media Publikasi Kesehatan Ilmiah, 11(1), pp. 31–37.

Tomokawa, S., Miyake, K., & Asakura, T. (2021). Lessons learned from health education in Japanese schools. Pediatrics International, 63(6), 619-630. https://doi.org/10.1111/ped.14637

Tonkaboni, N. D., Tavafian, S. S., & Gholamnia-Shirvani, Z. (2021). Promoting backpack carrying behavior in female students: An application of peer education. International Journal of Musculoskeletal Pain Prevention, 6(1), 460-467. https://doi.org/10.52547/ijmpp.6.1.460

World Health Organization & UNESCO. (2021). Making every school a health-promoting school: Global standards and indicators. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Aryani, L., Sifai, I. A. ., Anjawarti, Y. ., & Umam, M. N. K. . (2026). Petualangan Menuju Tubuh Sehat: Edukasi Gizi Seimbang, Kesehatan Gigi, Aktivitas Fisik, Dan Ergonomi Tas Melalui Media Interaktif Pada Siswa SD Negeri Krobokan Kota Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 6(1), 249–260. https://doi.org/10.51805/jpmm.v6i1.259